AMBON, MALUKU — Volunteer Training Camp Mitigasi Bencana – Maluku oleh Dompet Dhuafa Maluku dan DMC Dompet Dhuafa, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Jumat – Minggu (22 – 24 Agustus 2025) dan dibuka langsung oleh Juperta Panji Utama selaku Direktur I Program Sosial Kemanusiaan dan Dakwah di Pantai Liang, Salahutu, Maluku Tengah.
Sebanyak 65 Peserta dari beragam komunitas, universitas bahkan wilayah yang jauh ikut hadir dengan semangat dan antusias yang besar sampai selesainya kegiatan. walaupun diterpa hujan, peserta mengikuti materi yang disampaikan nasumber dengan tekun, dan semangat belajar yang tinggi.


“Goals dari Training Camp ini, kami tidak berharap teman-teman berhenti, ilmunya itu hanya untuk teman-teman saja. teman-teman punya beban moral, semua ilmu yang disampaikan oleh narasumber sedikit demi sedikit kita praktekan dalam kehidupan kita sehari-hari dan harus kita geser ke lingkungansekitar kita.” tutur Juperta Panji Utama.
Bukan hanya DMC Dompet Dhuafa yang menjadi narasumber kegiatan ini, tapi juga BPBD Provinsi Maluku, Tagana Dinas Sosial Provinsi Maluku, dan juga Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara. yang mana kegiatan ini begitu di apresiasi karena jarang dilaksanakan di Maluku.

Melalui materi dasar-dasar kebencanaan yang di bawakan oleh BPBD Provinsi Maluku peserta memahami bahwa ternyata : “Maluku merupakan provinsi dengan rangking pertama resiko bencana tertinggi Se-Indonesia, maka dari itu, kegiatan yang di lakukan oleh Dompet Dhuafa ini adalah kegiatan yang sangat baik sekali, karena ini merupakan investasi untuk kita para relawan dan juga pegiat-pegiat kemanusiaan untuk belajar sebelum nantinya terjadinya bencana.” Julian Kayadoe Analis Kebencanaan Ahli Muda (BPBD Prov Maluku)
Peserta juga diajarkan cara memberikan pertolongan pertama pada korban, juga belajar koordinasi dan komunikasi tanggap darurat yang mana materi itu di sampaikan langsung oleh tim DMC Dompet Dhuafa. mereka juga diajarkan bagaimana mendirikan dapur umum oleh Tagana Dinas Sosial Provinsi Maluku, mengaturnya dan juga membuat makanan yang sehat. serta belajar water rescue serta bagaimana menyelamatkan korban di perairan dan simpaikan juga ikut praktik bersama Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara.


Para peserta berharap, kedepannya pelatihan seperti ini bisa dilakukan lagi, mereka merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari pelatihan ini. Sebab materi yang mereka dapatkan dari para narasumber tidak pernah mereka dapatkan sebelumnya sehingga harapan mereka untuk bisa terus belajar di pelatihan-pelatihan selanjutnya. dan Terima kasih untuk para narasumber dan juga peserta pelatihan telah menjadi bagian dari suksesnya kegiatan ini.

Penyunting: Wa Lina
Fotografer: Arman Wally

