SERAM BAGIAN BARAT, MALUKU — Momen haru terjadi di Taman Sejarah, Seram Bagian Barat, Maluku pada Selasa (29/07/2025). MTs Nahdlatul Ulama Taman Sejarah yang sebelumnya lapuk dimakan usia, kini memiliki bangunan baru yang lebih layak berkat solidaritas masyarakat melalui kolaborasi Dompet Dhuafa bersama Is Pusakata, Ican, dan Nabila Ishma dalam program Sisir Kota Pesisir. Peresmian renovasi sekolah MTs Nahdlatul Ulama mencakup tiga ruang kelas baru dan satu ruang tenaga pendidik.
Peresmian renovasi sekolah dihadiri pula oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan antara lain Pusakata, Kak Ican, Kepala Kantor Wilayah Agama Maluku Abdul Karim Rahantan, Ketua Tim Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Maluku, Anggota Legislatif DPRD Maluku H. Amirudin, Bupati Seram Bagian Barat yang diwakili oleh Aisa Pelu, Kepala Kemenag Seram Bagian Barat Djafar Tuny , Wakil Kapolres Seram Bagian Barat, Manager Marcom Dompet Dhuafa Pusat Dedi Fadlil, dan Raja Desa Waisala.
Prosesi dimulai dengan sambutan meriah masyarakat dengan penampilan rebana dan tari-tarian adat setempat. Para penari kemudian mengalungkan bunga sebagai simbol selamat datang bagi para tamu yang hadir di Desa Taman Sejarah. Masyarakat seraya berkumpul dan menyambut antusias acara peresmian yang digelar di halaman sekolah.


Dengan mata berkaca-kaca La Acim Rumbia selaku Kepala MTs Nahdlatul Ulama menceritakan perjuangan berdirinya sekolah yang sejak 15 tahun lalu belum pernah direnovasi. Beliau bercerita saat hujan, air masuk ke kelas hingga kebanjiran saat sedang proses mengajar. Begitu memprihatinkan kondisi sekolah lama, sehingga ketika program Sisir Kota Pesisir berencana merenovasi sekolah, ia merasakan bahagia.
“Bagi saya, program ini seperti mimpi yang terwujud, Allah memutuskan orang-orang yang baik untuk bertemu, ini bukan salah satu kebetulan tetapi ini rencana Allah karena mimpi kita sudah lama untuk mendapatkan pembangunan yang layak bagi siswa siswi untuk belajar.” ucap La Acim.
Is Pusakata juga mengajak berbagai tokoh masyarakat untuk ikut berkolaborasi membangun sekolah di Maluku. “Saya dan Dompet Dhuafa, bersama Kak Ican dan Nabila Ishma hanya sebuah pemantik semangat itulah fungsi kami. Kami tidak dalam rangka menjadi penagih siapapun, tetapi kami hanya ingin menjadi anak muda yang keren yang bisa menyebarkan semangat (membangun sekolah) ini” ungkap Is Pusakata.

Proses peresmian bangunan baru MTs Nahdlatul Ulama ditandai dengan pemotongan pita dan penyematan tanda tangan sebagai bentuk dukungan kepada program Sisir Kota Pesisir di sekolah pertama. Program Sisir Kota Pesisir dapat berjalan dengan baik tidak lepas dari dukungan penuh Bank Jago Syariah yang senantiasa hadir mendukung pendidikan berkualitas bagi anak-anak pesisir di Maluku. Kolaborasi ini menjadi bukti Dompet Dhuafa dan Bank Jago Syariah mampu melahirkan perubahan positif dengan memberikan kemudahan akses belajar lewat gedung sekolah baru.
Sejatinya dukungan-dukungan tersebut bukanlah tentang bangunan, tetapi tentang menyalakan harapan serta memberikan kesempatan anak-anak pesisir dapat mewujudkan cita-citanya di masa mendatang. Anak-anak yang antusias belajar di ruangan yang nyaman, tidak takut saat hujan mulai turun. Ruang kelas menjadi ruang diskusi yang aktif tanpa khawatir dindingnya akan roboh. Kesempatan belajar inilah yang sudah selayaknya dapat diwujudkan secara bersama-sama.

Program Sisir Kota Pesisir (SKP) berlanjut ke sekolah kedua tepatnya di MTs Al Ishlah, Pasanea, Kec. Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Perjalanan SKP dibuka dengan konser amal berkolaborasi dengan Raisa Cafe, Sarabba Cafe, Cafe Sianida, Dompet Dhuafa Maluku, dan Dompet Dhuafa TV yang diselenggarakan pada Sabtu (26/07) di Pantai Ina Marina, Masohi. Konser amal dimeriahkan oleh musisi lokal antara lain Zulesske, Nino & Friends, Khafiwas, dan penampilan puncak oleh Pusakata.
Dukungan terus mengalir lewat konser amal, lelang karya mural, dan komunitas-komunitas lainnya. Alhamdulillah, per 27 Agustus 2025 dana telah terkumpul senilai Rp 51.714.020. Agar harapan ini terus berlanjut, yuk ikut patungan bangun sekolah bagi anak pesisir Maluku melalui Bantu Wujudkan: Bangun sekolah Anak Pesisir . (Dompet Dhuafa)




