Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/maldompd/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

pendidikan pelosok

Berita, pendidikan pelosok

Sisir Kota Pesisir: Gerakan Bangun Sekolah Layak, Kini Memasuki Panggung Keduanya

SERAM BARAT, MALUKU — Kampanye “Sisir Kota Pesisir”, kolaborasi Dompet Dhuafa dan Is Pusakata, kini memasuki panggung keduannya. Setelah sebelumnya hadir  untuk renovasi gedung MTS Nahdlatul Ulama yang terletak di Taman Sejarah, Seram Bagian Barat, Maluku, panggung konser kali ini ditargetkan untuk Pembangunan MTS Al-Ishlah di Desa Pasanea, Seram Bagian Utara. konser yang dilakukan di dua lokasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/7/2025) hingga Selasa (29/7/2025). Bersama content creator asal Maluku Bang Ican, dan Asep Souisa, perwira polisi dari Polres Seram Bagian Barat, konser kali ini juga semakin istimewa karena kehadiran sosok kecil yang berjalan di antara penonton sambil menenteng kotak donasi. Anak itu adalah buah hati dari Mohammad Istiqomah Djamal, pria di balik nama panggung Pusakata. “Saya ini anak saya menyaksikan langsung bahwa musik bukan hanya tentang panggung sorotan, tapi bisa menjadi jalan untuk menebar kebaikan” ungkap Is Pusakata. Bersama sang buah hati, Is Pusakata tak hanya mengajaknya menyentuh hati penonton lewat alunan-alunan lirik lagu seperti “Akad” atau “Ruang Tunggu”, tetapi juga menyaksikan bagaimana musik bisa menjadi jalan untuk menebar manfaat kepada sesama. Bersama content creator asal Maluku Bang Ican, dan Asep Souisa, perwira polisi dari Polres Seram Bagian Barat, konser kali ini juga semakin istimewa karena kehadiran sosok kecil yang berjalan di antara penonton sambil menenteng kotak donasi. Anak itu adalah buah hati dari Mohammad Istiqomah Djamal, pria di balik nama panggung Pusakata. Bersama sang buah hati, Is Pusakata tak hanya mengajaknya menyentuh hati penonton lewat alunan-alunan lirik lagu seperti “Akad” atau “Ruang Tunggu”, tetapi juga menyaksikan bagaimana musik bisa menjadi jalan untuk menebar manfaat kepada sesama.   MTS Al-Ishlah Pasanea dipilih menjadi sekolah selanjutnya dalam kampanye ini tentu bukan hanya karena letaknya yang ada di pesisir sana, melainkan ada tembok kelas dari papan yang sudah rusak dan berlubang, ada bangku kayu kecil yang rapuh, dan bangunan sekolah tanpa perpustakaan dan kamar kecil yang butuh perhatian kita semua.    

Berita, pendidikan pelosok

Dompet Dhuafa Maluku Sukses Laksanakan Volunteer Training Camp Mitigasi Bencana

AMBON, MALUKU — Volunteer Training Camp Mitigasi Bencana – Maluku oleh Dompet Dhuafa Maluku dan DMC Dompet Dhuafa, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Jumat – Minggu (22 – 24 Agustus 2025) dan dibuka langsung oleh Juperta Panji Utama selaku Direktur I Program Sosial Kemanusiaan dan Dakwah  di Pantai Liang, Salahutu, Maluku Tengah. Sebanyak 65 Peserta dari beragam komunitas, universitas bahkan wilayah yang jauh ikut hadir dengan semangat dan antusias yang besar sampai selesainya kegiatan. walaupun diterpa hujan, peserta mengikuti materi yang disampaikan nasumber dengan tekun, dan semangat belajar yang tinggi. “Goals dari Training Camp ini, kami tidak berharap teman-teman berhenti, ilmunya itu hanya untuk teman-teman saja. teman-teman punya beban moral, semua ilmu yang disampaikan oleh narasumber sedikit demi sedikit kita praktekan dalam kehidupan kita sehari-hari dan harus kita geser ke lingkungansekitar kita.” tutur Juperta Panji Utama. Bukan hanya DMC Dompet Dhuafa yang menjadi narasumber kegiatan ini, tapi juga BPBD Provinsi Maluku, Tagana Dinas Sosial Provinsi  Maluku, dan juga Direktorat  Kepolisian Perairan dan Udara.  yang mana kegiatan ini begitu di apresiasi karena jarang dilaksanakan di Maluku. Melalui materi dasar-dasar kebencanaan yang di bawakan oleh BPBD Provinsi Maluku peserta memahami bahwa ternyata : “Maluku merupakan provinsi dengan rangking pertama resiko bencana tertinggi Se-Indonesia, maka dari itu, kegiatan yang di lakukan oleh Dompet Dhuafa ini adalah kegiatan yang sangat baik sekali, karena ini merupakan investasi untuk kita para relawan dan juga pegiat-pegiat kemanusiaan untuk belajar sebelum nantinya terjadinya bencana.” Julian Kayadoe Analis Kebencanaan Ahli Muda (BPBD Prov Maluku) Peserta juga diajarkan cara memberikan pertolongan pertama pada korban, juga belajar koordinasi dan komunikasi tanggap darurat yang mana materi itu di sampaikan langsung oleh tim DMC Dompet Dhuafa. mereka juga diajarkan bagaimana mendirikan dapur umum oleh Tagana Dinas Sosial Provinsi Maluku, mengaturnya dan juga membuat makanan yang sehat. serta belajar water rescue serta bagaimana menyelamatkan korban di perairan dan simpaikan juga ikut praktik bersama Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara.   Para peserta berharap, kedepannya pelatihan seperti ini bisa dilakukan lagi, mereka merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari pelatihan ini. Sebab materi yang mereka dapatkan dari para narasumber tidak pernah mereka dapatkan sebelumnya sehingga harapan mereka untuk bisa terus belajar di pelatihan-pelatihan selanjutnya. dan Terima kasih untuk para narasumber dan juga peserta pelatihan telah menjadi bagian dari suksesnya kegiatan ini.       Penyunting: Wa Lina Fotografer: Arman Wally    

Scroll to Top