Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/maldompd/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Author name: Dompet Dhuafa Maluku

Avatar photo
Uncategorized

Dompet Dhuafa Maluku Sambut Ramadan 1447 H dengan Ragam Aksi Kebaikan untuk Masyarakat

AMBON – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dompet Dhuafa Maluku dan Dompet Dhuafa Volunteer Maluku menggelar rangkaian kegiatan sosial yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian. Berbagai program dihadirkan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, mulai dari nonton bareng bersama anak yatim, pemeriksaan kesehatan gratis, gerai berbagi, hingga canvasing untuk memperluas jangkauan program-program Ramadan. Tarhib Ramadan diawali dengan Dompet Dhuafa Volunteer Maluku menggelar kegiatan nonton bareng film inspiratif “Teman Tegar: Maira Wishper From Papua” bersama anak-anak yatim, piatu, dhuafa, serta penyandang disabilitas. Kegiatan penuh kehangatan ini berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, di XXI Maluku City Mall, Passo. Sebanyak 100 anak penerima manfaat hadir didampingi oleh 30 kakak pendamping dan relawan, serta diikuti pula oleh 33 peserta umum yang turut merasakan suasana kebersamaan. Melalui pemutaran film bertema perjuangan dan harapan tersebut, para peserta diajak menumbuhkan semangat ketegaran, rasa percaya diri, serta optimisme dalam menghadapi berbagai keterbatasan. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini melibatkan relawan, tenaga medis, donatur, serta masyarakat umum. Suasana kebahagiaan tampak jelas ketika puluhan anak yatim mengikuti kegiatan nonton bareng yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat optimisme menjelang Ramadan. Tawa dan keceriaan anak-anak menjadi pengingat bahwa perhatian sederhana dapat menghadirkan kebahagiaan yang besar. Di waktu yang sama, layanan pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tim medis relawan memberikan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya menjelang menjalankan ibadah puasa. Antusiasme warga menunjukkan bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan gratis masih menjadi kebutuhan penting bagi banyak keluarga. Tak hanya itu, Dompet Dhuafa Maluku juga menghadirkan gerai berbagi sebagai sarana mempertemukan kepedulian para donatur dengan kebutuhan para penerima manfaat. Melalui gerai ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai program kemanusiaan yang dijalankan, sekaligus berpartisipasi langsung dalam gerakan berbagi kebaikan di bulan Ramadan. Sementara itu, kegiatan canvasing dilakukan untuk mengajak lebih banyak pihak terlibat dalam program sosial Ramadan, sehingga manfaat yang dihadirkan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas. Pimpinan Dompet Dhuafa Maluku menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menyambut Ramadan dengan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ramadan, menurutnya, bukan sekadar momentum peningkatan ibadah personal, tetapi juga waktu terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan empati, serta menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. “Melalui program-program Ramadan ini, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan oleh semua kalangan, terutama anak yatim dan keluarga prasejahtera. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam gerakan kebaikan ini,” ujarnya. Ke depan, Dompet Dhuafa Maluku berkomitmen terus memperluas jangkauan layanan sosial dan kemanusiaan, khususnya selama bulan Ramadan. Dukungan masyarakat—baik dalam bentuk donasi, kolaborasi, maupun keterlibatan sebagai relawan—menjadi kunci agar semakin banyak penerima manfaat yang dapat merasakan keberkahan Ramadan. Dengan semangat berbagi yang terus tumbuh, Ramadan diharapkan menjadi momentum mempererat kepedulian sosial dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Maluku. Dompet Dhuafa Maluku pun mengajak semua pihak untuk menjadikan bulan suci ini sebagai kesempatan memperbanyak kebaikan, sehingga cahaya kepedulian dapat terus menyala, bahkan setelah Ramadan usai.

Berita, pendidikan pelosok

Sisir Kota Pesisir: Gerakan Bangun Sekolah Layak, Kini Memasuki Panggung Keduanya

SERAM BARAT, MALUKU — Kampanye “Sisir Kota Pesisir”, kolaborasi Dompet Dhuafa dan Is Pusakata, kini memasuki panggung keduannya. Setelah sebelumnya hadir  untuk renovasi gedung MTS Nahdlatul Ulama yang terletak di Taman Sejarah, Seram Bagian Barat, Maluku, panggung konser kali ini ditargetkan untuk Pembangunan MTS Al-Ishlah di Desa Pasanea, Seram Bagian Utara. konser yang dilakukan di dua lokasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/7/2025) hingga Selasa (29/7/2025). Bersama content creator asal Maluku Bang Ican, dan Asep Souisa, perwira polisi dari Polres Seram Bagian Barat, konser kali ini juga semakin istimewa karena kehadiran sosok kecil yang berjalan di antara penonton sambil menenteng kotak donasi. Anak itu adalah buah hati dari Mohammad Istiqomah Djamal, pria di balik nama panggung Pusakata. “Saya ini anak saya menyaksikan langsung bahwa musik bukan hanya tentang panggung sorotan, tapi bisa menjadi jalan untuk menebar kebaikan” ungkap Is Pusakata. Bersama sang buah hati, Is Pusakata tak hanya mengajaknya menyentuh hati penonton lewat alunan-alunan lirik lagu seperti “Akad” atau “Ruang Tunggu”, tetapi juga menyaksikan bagaimana musik bisa menjadi jalan untuk menebar manfaat kepada sesama. Bersama content creator asal Maluku Bang Ican, dan Asep Souisa, perwira polisi dari Polres Seram Bagian Barat, konser kali ini juga semakin istimewa karena kehadiran sosok kecil yang berjalan di antara penonton sambil menenteng kotak donasi. Anak itu adalah buah hati dari Mohammad Istiqomah Djamal, pria di balik nama panggung Pusakata. Bersama sang buah hati, Is Pusakata tak hanya mengajaknya menyentuh hati penonton lewat alunan-alunan lirik lagu seperti “Akad” atau “Ruang Tunggu”, tetapi juga menyaksikan bagaimana musik bisa menjadi jalan untuk menebar manfaat kepada sesama.   MTS Al-Ishlah Pasanea dipilih menjadi sekolah selanjutnya dalam kampanye ini tentu bukan hanya karena letaknya yang ada di pesisir sana, melainkan ada tembok kelas dari papan yang sudah rusak dan berlubang, ada bangku kayu kecil yang rapuh, dan bangunan sekolah tanpa perpustakaan dan kamar kecil yang butuh perhatian kita semua.    

Berita, fidyah, Khazanah Islam

Fidyah! Ibadah Terganti, Manfaat Terbagi.

MALUKU — Komitmen menghadirkan kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan melalui kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan Shopee. Melalui program penyaluran fidyah persembahan customer Shopee, sebanyak 400 paket fidyah berhasil didistribusikan kepada para penerima manfaat di wilayah Kecamatan Leihitu, Leihitu Barat, serta Kabupaten Seram Bagian Barat. Pada Jumat (16/1/2026) penyaluran pertama tersalur sebanyak 200 berupa paket makanan siap santap dan paket sembako di Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat. dan sebanyak 200 paket penyalurean kedua dilakukan pada Sabtu (24/1/2026) hingga Rabu (04/2/2026) di Kabupaten  Seram Bagian Barat. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang lahir dari partisipasi para pelanggan Shopee yang telah menunaikan fidyahnya melalui platform digital. Amanah tersebut kemudian disalurkan oleh Dompet Dhuafa melalui cabang Dompet Dhuafa Maluku secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa dan lansia yang memerlukan dukungan pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang lahir dari partisipasi para pelanggan Shopee yang telah menunaikan fidyahnya melalui platform digital. Amanah tersebut kemudian disalurkan keoleh Dompet Dhuafa Maluku secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa dan lansia yang memerlukan dukungan pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari. Proses penyaluran dilakukan dengan penuh kehati-hatian serta mengedepankan nilai kemanusiaan dan keberkahan. Tim Dompet Dhuafa Maluku Bersama Volunteer Dompet Dhuafa Maluku turun langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan diterima secara layak oleh para penerima manfaat. Wajah haru dan syukur terpancar dari para penerima paket fidyah yang merasakan langsung manfaat dari kepedulian para donatur. kolaborasi bersama Shopee ini menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan kebaikan, sekaligus membuktikan bahwa teknologi digital mampu menghadirkan dampak sosial yang nyata. Lebih dari sekadar penyaluran bantuan pangan, kegiatan ini juga menjadi penguat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dompet Dhuafa Maluku berharap sinergi kebaikan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak saudara-saudara dhuafa yang merasakan manfaatnya. Melalui program fidyah ini, diharapkan semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh, menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di berbagai pelosok Maluku. Setiap paket yang tersalurkan bukan hanya sekadar bantuan makanan, tetapi juga pesan kasih sayang dan kepedulian dari para donatur kepada sesama. Dompet Dhuafa Maluku mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan melalui berbagai program kemanusiaan, agar semakin banyak kehidupan yang dapat disentuh oleh kebermanfaatan. “Terimakasih  pada Shopee atas kepeduliannya dalam menebar kebaikan melalui fidyah, yang telah disalurkan kepada para penerima manfaat melalui Dompet Dhuafa. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi pengganti ibadah dan menjadi amal yang membawa keberkahan”.   Penyunting: Wa Lina Fotografer: Arman Wally & Ella

Uncategorized

Melalui Festival Al-Quds 2025: Dompet Dhuafa Maluku Perkuat Solidaritas Untuk Palestina

AMBON — Suport untuk Palestina oleh Dompet Dhuafa Maluku terus digencarkan. Dompet Dhuafa Maluku mengemas Event kali ini dengan beragam aktivitas keren dan inspiratif, mulai dari Aksi Bela Palestina, Lomba Mewarnai, Tenant UMKM, Pameran Palestina serta Talkshow Kepalestinaan. Festival Al-Quds yang digelar selama satu hari full pada (26/10/2025) , hadir sebagai bentuk kegiatan penguatan spiritual dan kemanusiaan kepada Masyarakat kota Ambon untuk tetap mendukung dan bersuara untuk Palestina. Kegiatan ini dirancang untuk menjadi platform kolaborasi antarpelaku usaha UMKM, komunitas kemanusiaan, dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi Kepalestinaan, Suport, juga spiritualitas. Mengusung tema “Gelombang Solidaritas : Dari Sumud Palestina ke Flotilla Dunia”, Festival Al-Quds 2025 menghadirkan rangkaian kegiatan seperti : Aksi Bela Palestina, Tenant UMKM, Lomba Mewarnai, Pameran Palestina dan acara puncaknya yaitu Talkshow Kepalestinaan bersama Ustadz Amar R. Ar-Risalah (Dai, Penulis, Konter Kreator) dan Ustadzah Indadari (Aktivis, Relawan Sosial, Founder Niqabsquad Foundation)  yang diselenggarakan di Kawasan Masjid Al Fatah Ambon lebih tepatnya Gedung Ashari. La Januri selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Maluku, menyampaikan bahwa hadirnya Festival Al-Quds ini adalah untuk mengajak komunitas serta Masyarakat untuk tetap bersuara untuk Palestina, sekecil apapun usaha yang kita lakukan. “Festival Al-Quds 2025 adalah sebuah kegiatan di mana kami ingin mengajak pegiat kemanusiaan di lingkungan Kota Ambon. Mengajak komunitas, dan anak muda untuk bersama-sama bergandengan tangan bukan hanya sebagai muslim, tapi sebagai manusia, yang meyakini bahwa untuk membela Palestina kita tidak harus menjadi muslim tapi cukup menjadi manusia” imbuh Januri. kegiatan pertama pelaksanaan Festival Al-Quds, berawal sejak pagi hari jam 08.30 AM – 12.00, Aksi Bela Palestina yang dilakukan di Masjid An-Nur Batu Merah (long march) sampai ke Masjid Al Fatah mengajak Masyarakat, mengingatkan mereka bahwa kita tidak boleh berhenti untuk mendukung Palestina, selama mereka belum Merdeka, kita jangan sampai melupakan mereka, apalagi adanya genos*da yang mengakibatkan kelaparan yang berkepanjang hingga hari ini. Lalu di lanjutkan dengan Lomba Mewarnai dengan tema “Palestina”, berkolaborasi dnegan komunitas kemanusiaan Baik Berisik Maluku dengan maksud untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan sejak dini untuk anak-anak, mengenalkan mereka tentang Palestina serta mengajak meraka paham bahwa mendukung Palestina di mulai dari hal kecil sekalipun karen itu sangat berdampak. Selama festival berlangsung, terdapat UMKM dengan berbagai tenant, mulai dari kuliner hingga multiproduk. Selain tenant, ada juga booth kemanusiaan yang menggambarkan berapa banyak anak-anak yang telah syahid dan gugur sejak di mulainya Genosida hingga hari ini, booth yang di buat oleh komunitas kemanusiaan yang bergerak khusus untuk berisik dan bersuara untuk Palestina yaitu Baik Berisik Maluku.   Dan di lanjutkan dengan malam puncak kegiatan ini, yaitu Talkshow Kemanusiaan, 21.30 – 23.00 sebanyak 232 peserta hadir dan semangat mengikuti talkshow ini. Talkshow menarik mengenai Sejarah Palestina, Membahas Kapal-Kapal Sumud Flotilla, serta bagaimana kondisi Palestina hingga hari ini di paparkan langsung oleh Ustadz Amar R. Ar-Risalah sebagai bagian dari Gelombang Sumud Flotilla perwakilan dari Indonesia serta Ustadzah Indadari yang juga merupakan aktivis social, datang langsung ke Palestina, menyalurkan bantuan, memberikan pelukan hangat, serta menyapa jiwa-jiwa yang sabarnya tanpa batas itu. “Kekalahan yang diinginkan isra*l bukanlah banyak nyawa yang terbunuh setiap harinya atau bangunan yang runtuh setiap saat, melainkan dengan sangat menginginkan rakyat Palestina meninggalkan tanah air mereka, Maka makna Sumud Palestina Adalah bentuk keteguhan dan paling tabah daalam  mempertahankan tanah air.” Ucap Ustadz Amar R. Ar-Risalah.   Tetaplah berisik, sekecil apapun gerakanmu, Allah tetap akan melihat itu  sebagai bentuk jihadmu dalam memperjuangankan Palestina.” Jadi layaknya rakyat Palestina yang sabar dalam meneladani nabi Zakariya yang bahkwan mati di gergaj* kaumnya sendiri, mereka mengambil Pelajaran itu untuk tetap sabar, mempertahankan tanah air mereka. Ustadzah Indadari. Penyunting: Wa Lina Fotografer: Arman Wally

Berita, kafarat

Tunaikan kafarat Amanah Donatur , Dompet Dhuafa Maluku bagikan makanan siap santap pada Yayasan Al Madinah

AMBON, MALUKU— Dompet Dhuafa Cabang Maluku kembali mewujudkan amanah para donatur dengan menyalurkan 120 porsi makanan siap santap kepada para dhuafa melalui program “Tunaikan Amanah Kafarat”. Penyaluran dilakukan di Yayasan Al Manidah pada Jumat (31/10/2025). Kehadiran anak-anak yang penuh antusias mampu menghidupkan suasana, membuat acara berlangsung dengan semangat dan penuh berkah. Aris Munandar, Costumer Care Dompet Dhuafa Maluku, mengungkapkan dalam program ini, porsi makanan layak santap dibagikan secara gratis kepada anak-anak yang betul-betul membutuhkan. Diharapkan kafarat yang ditunaikan menjadi penghapus atas kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak, serta memberikan manfaat bagi para penerimanya. “Alhamdulillah, kali ini kita kembali tunaikan kafarat sesuai amanah para donatur di program Tunaikan Kafarat, di mana kita bagikan porsi makanan layak santap kepada para dhuafa melalui anak-anak yang membutuhkan di Yayasan Al Madinah secara gratis. Jadi insyaallah tepat sasaran. Semoga kafarat yang telah ditunaikan menjadi penghapus atas kesalahan yang disengaja maupun tidak dan bermanfaat kepada yang merasakannya,” ungkap Aris. Sebagai muslim, tentu kita tidak lah asing dengan istilah kafarat. Kafarat diambil dari kata kafr yang artinya menutup, dalam artian menutup dosa atau bertaubat atas pelanggaran dalam ketetapan agama Islam. Menurut Lisan al-’Arab, kafarat merupakan upaya penghapusan atau menutup dosa dengan melakukan sedekah atau puasa atau sejenisnya. Menurut seorang ulama fikih kontemporer, Wahbah Zuhaili, menjelaskan bahwa kafarat terbagi menjadi empat bagian. Di antaranya adalah kafarat zhihar, kafarat pembunuhan tidak sengaja, kafarat bersenggama pada siang hari secara sengaja pada bulan Ramadan, dan kafarat sumpah. Al-Qur’an surah Al-Ma’idah ayat 89 dapat dijadikan sebagai dasar hukum kafarat. Berikut arti dari ayat tersebut. “Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak disengaja (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kafaratnya (denda pelanggaran sumpah) ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi mereka pakaian atau memerdekakan seorang hamba sahaya. Barangsiapa tidak mampu melakukannya, maka (kafaratnya) berpuasalah tiga hari. Itulah kafarat sumpah-sumpahmu apabila kamu bersumpah. Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan hukum-hukum-Nya kepadamu agar kamu bersyukur (kepada-Nya).” (QS. Al-Ma’idah: 89) Yuk Lengkapi Taubat, Tunaikan Kafarat Sebelum Terlambat!  Segera tunaikan kafaratmu!   Penyunting: Wa Lina Fotografer: Arman Wally

Berita

Dompet Dhuafa Maluku Salurkan Fidyah Amanah Donatur

Ambon, 19 September 2025 – Dompet Dhuafa Maluku bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Maluku menyalurkan amanah fidyah  pada Jumat (08/08) melalui program “Tunaikan Amanah Fidyah” yang disalurkan di Negeri Morella, Kec. Leihitu, Kab. Maluku Tengah. Sebanyak 100 porsi makanan siap santap didistribusikan secara lagsung oleh tim Dompet Dhuafa Maluku dan DDV Maluku. Kegiatan ini bertujuan menunaikan amanah sahabat kebaikan serta sebagai bentuk ikhtiar meraih ridha Allah SWT. Pelaksanaan program berjalan lancar dengan dukungan relawan dan semangat kolaborasi kemanusiaan. Puasa Ramadhan adalah puasa yang hukumnya wajib bagi umat Islam. Khususnya bagi mereka yang baligh dan tidak terkena udzur, seperti sakit, sedang mengandung, safar atau alasan lain yang menjadikan seseorang berat menjalankan puasa. Namun, bagi muslimin yang sudah tidak mampu lagi berpuasa, Allah memberikan keringanan untuk mereka dengan adanya fidyah. Fidyah sendiri artinya adalah memberi makan kepada orang miskin sebagai ganti puasa. Di tengah hiruk-pikuk kota, Masyarakat Negeri Morella menjadi saksi hadirnya cinta yang diwujudkan dalam nasi hangat dan lauk sederhana namun sarat makna. Sebuah penyaluran simbolis dilakukan sebagai bentuk pengesahan bahwa seluruh amanah fidyah telah 100% tersampaikan kepada para penerima manfaat. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi sebuah gerakan hati, menjembatani niat suci para donatur kepada mereka yang membutuhkan. Tidak ada kendala berarti dalam proses penyaluran ini. Justru, semangat relawan menjadi bahan bakar utama kelancaran aksi ini. Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa Maluku mengajak masyarakat luas agar tidak menunda kebaikan. Mari teruskan semangat kebaikan ini. Tunaikan fidyah bersama Dompet Dhuafa Maluku. 100% amanahmu selalu tersampaikan. Raih hikmah, tunaikan fidyah.  sekarang! Penyunting: Wa Lina Fotografer: Ilman S. Rumata

Berita, pendidikan pelosok

Dompet Dhuafa Maluku Sukses Laksanakan Volunteer Training Camp Mitigasi Bencana

AMBON, MALUKU — Volunteer Training Camp Mitigasi Bencana – Maluku oleh Dompet Dhuafa Maluku dan DMC Dompet Dhuafa, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Jumat – Minggu (22 – 24 Agustus 2025) dan dibuka langsung oleh Juperta Panji Utama selaku Direktur I Program Sosial Kemanusiaan dan Dakwah  di Pantai Liang, Salahutu, Maluku Tengah. Sebanyak 65 Peserta dari beragam komunitas, universitas bahkan wilayah yang jauh ikut hadir dengan semangat dan antusias yang besar sampai selesainya kegiatan. walaupun diterpa hujan, peserta mengikuti materi yang disampaikan nasumber dengan tekun, dan semangat belajar yang tinggi. “Goals dari Training Camp ini, kami tidak berharap teman-teman berhenti, ilmunya itu hanya untuk teman-teman saja. teman-teman punya beban moral, semua ilmu yang disampaikan oleh narasumber sedikit demi sedikit kita praktekan dalam kehidupan kita sehari-hari dan harus kita geser ke lingkungansekitar kita.” tutur Juperta Panji Utama. Bukan hanya DMC Dompet Dhuafa yang menjadi narasumber kegiatan ini, tapi juga BPBD Provinsi Maluku, Tagana Dinas Sosial Provinsi  Maluku, dan juga Direktorat  Kepolisian Perairan dan Udara.  yang mana kegiatan ini begitu di apresiasi karena jarang dilaksanakan di Maluku. Melalui materi dasar-dasar kebencanaan yang di bawakan oleh BPBD Provinsi Maluku peserta memahami bahwa ternyata : “Maluku merupakan provinsi dengan rangking pertama resiko bencana tertinggi Se-Indonesia, maka dari itu, kegiatan yang di lakukan oleh Dompet Dhuafa ini adalah kegiatan yang sangat baik sekali, karena ini merupakan investasi untuk kita para relawan dan juga pegiat-pegiat kemanusiaan untuk belajar sebelum nantinya terjadinya bencana.” Julian Kayadoe Analis Kebencanaan Ahli Muda (BPBD Prov Maluku) Peserta juga diajarkan cara memberikan pertolongan pertama pada korban, juga belajar koordinasi dan komunikasi tanggap darurat yang mana materi itu di sampaikan langsung oleh tim DMC Dompet Dhuafa. mereka juga diajarkan bagaimana mendirikan dapur umum oleh Tagana Dinas Sosial Provinsi Maluku, mengaturnya dan juga membuat makanan yang sehat. serta belajar water rescue serta bagaimana menyelamatkan korban di perairan dan simpaikan juga ikut praktik bersama Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara.   Para peserta berharap, kedepannya pelatihan seperti ini bisa dilakukan lagi, mereka merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari pelatihan ini. Sebab materi yang mereka dapatkan dari para narasumber tidak pernah mereka dapatkan sebelumnya sehingga harapan mereka untuk bisa terus belajar di pelatihan-pelatihan selanjutnya. dan Terima kasih untuk para narasumber dan juga peserta pelatihan telah menjadi bagian dari suksesnya kegiatan ini.       Penyunting: Wa Lina Fotografer: Arman Wally    

Uncategorized

Sisir Kota Pesisir, Gerakan Bangun Sekolah Layak, Kini Memasuki Panggung Keduannya

SERAM BAGIAN BARAT, MALUKU — Kampanye “Sisir Kota Pesisir”, kolaborasi Dompet Dhuafa dan Is Pusakata, kini memasuki panggung keduannya. Setelah sebelumnya hadir  untuk renovasi gedung MTS Nahdlatul Ulama yang terletak di Taman Sejarah, Seram Bagian Barat, Maluku, panggung konser kali ini ditargetkan untuk Pembangunan MTS Al-Ishlah di Desa Pasanea, Seram Bagian Utara. konser yang dilakukan di dua lokasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/7/2025) hingga Selasa (29/7/2025).   Bersama content creator asal Maluku Bang Ican, dan Asep Souisa, perwira polisi dari Polres Seram Bagian Barat, konser kali ini juga semakin istimewa karena kehadiran sosok kecil yang berjalan di antara penonton sambil menenteng kotak donasi. Anak itu adalah buah hati dari Mohammad Istiqomah Djamal, pria di balik nama panggung Pusakata. “Saya ingin anak saya menyaksikan langsung bahwa musik bukan hanya tentang panggung sorotan, tapi bisa menjadi jalan untuk menebar kebaikan” ungkap Is Pusakata. Bersama sang buah hati, Is Pusakata tak hanya mengajaknya menyentuh hati penonton lewat alunan-alunan lirik lagu seperti “Akad” atau “Ruang Tunggu”, tetapi juga menyaksikan bagaimana musik bisa menjadi jalan untuk menebar manfaat kepada sesama. Bersama content creator asal Maluku Bang Ican, dan Asep Souisa, perwira polisi dari Polres Seram Bagian Barat, konser kali ini juga semakin istimewa karena kehadiran sosok kecil yang berjalan di antara penonton sambil menenteng kotak donasi. Anak itu adalah buah hati dari Mohammad Istiqomah Djamal, pria di balik nama panggung Pusakata. Bersama sang buah hati, Is Pusakata tak hanya mengajaknya menyentuh hati penonton lewat alunan-alunan lirik lagu seperti “Akad” atau “Ruang Tunggu”, tetapi juga menyaksikan bagaimana musik bisa menjadi jalan untuk menebar manfaat kepada sesama. MTS Al-Ishlah Pasanea dipilih menjadi sekolah selanjutnya dalam kampanye ini tentu bukan hanya karena letaknya yang ada di pesisir sana, melainkan ada tembok kelas dari papan yang sudah rusak dan berlubang, ada bangku kayu kecil yang rapuh, dan bangunan sekolah tanpa perpustakaan dan kamar kecil yang butuh perhatian kita semua. Dipanggung konser, Is Pusakata tak tampil sendiri, hadir musisi lokal seperti Zuleske, Nino & Friends, Khafiwas, hingga penyair Eko S. Poceratu yang menggetarkan hati lewat puisi: “Jangan bangga bilang Maluku, kalau ale saudara sandiri masih makan di batu, tulis di batu, masih dapat tipu satu satu, jadi mari bantu Maluku dengan apa yang kamu punya”. Dari panggung amal ini, terkumpul Rp33.242.133 melalui lelang karya seni, penjualan tiket, kotak donasi keliling, dan traksaksi QRIS, namun angka ini masih jauh dari cukup untuk mewujudkan sekolah layak bagi anak-anak pesisir. Mereka masih menunggu kita, orang-orang yang percaya bahwa pendidikan adalah pintu masa depan.      

Uncategorized

Resmikan Bangunan Baru, Program Sisir Kota Pesisir Nyalakan Harapan Anak-anak di Maluku Bisa Belajar Lebih Layak

  SERAM BAGIAN BARAT, MALUKU — Momen haru terjadi di Taman Sejarah, Seram Bagian Barat, Maluku pada Selasa (29/07/2025). MTs Nahdlatul Ulama Taman Sejarah yang sebelumnya lapuk dimakan usia, kini memiliki bangunan baru yang lebih layak berkat solidaritas masyarakat melalui kolaborasi Dompet Dhuafa bersama Is Pusakata, Ican, dan Nabila Ishma dalam program Sisir Kota Pesisir. Peresmian renovasi sekolah MTs Nahdlatul Ulama mencakup tiga ruang kelas baru dan satu ruang tenaga pendidik. Peresmian renovasi sekolah dihadiri pula oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan antara lain Pusakata, Kak Ican, Kepala Kantor Wilayah Agama Maluku Abdul Karim Rahantan, Ketua Tim Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Maluku, Anggota Legislatif DPRD Maluku H. Amirudin, Bupati Seram Bagian Barat yang diwakili oleh Aisa Pelu, Kepala Kemenag Seram Bagian Barat Djafar Tuny , Wakil Kapolres Seram Bagian Barat, Manager Marcom Dompet Dhuafa Pusat Dedi Fadlil, dan Raja Desa Waisala. Prosesi dimulai dengan sambutan meriah masyarakat dengan penampilan rebana dan tari-tarian adat setempat. Para penari kemudian mengalungkan bunga sebagai simbol selamat datang bagi para tamu yang hadir di Desa Taman Sejarah. Masyarakat seraya berkumpul dan menyambut antusias acara peresmian yang digelar di halaman sekolah. Dengan mata berkaca-kaca La Acim Rumbia selaku Kepala MTs Nahdlatul Ulama menceritakan perjuangan berdirinya sekolah yang sejak 15 tahun lalu belum pernah direnovasi. Beliau bercerita saat hujan, air masuk ke kelas hingga kebanjiran saat sedang proses mengajar. Begitu memprihatinkan kondisi sekolah lama, sehingga ketika program Sisir Kota Pesisir berencana merenovasi sekolah, ia merasakan bahagia. “Bagi saya, program ini seperti mimpi yang terwujud, Allah memutuskan orang-orang yang baik untuk bertemu, ini bukan salah satu kebetulan tetapi ini rencana Allah karena mimpi kita sudah lama untuk mendapatkan pembangunan yang layak bagi siswa siswi untuk belajar.” ucap La Acim. Is Pusakata juga mengajak berbagai tokoh masyarakat untuk ikut berkolaborasi membangun sekolah di Maluku. “Saya dan Dompet Dhuafa, bersama Kak Ican dan Nabila Ishma hanya sebuah pemantik semangat itulah fungsi kami. Kami tidak dalam rangka menjadi penagih siapapun, tetapi kami hanya ingin menjadi anak muda yang keren yang bisa menyebarkan semangat (membangun sekolah) ini” ungkap Is Pusakata. Proses peresmian bangunan baru MTs Nahdlatul Ulama ditandai dengan pemotongan pita dan penyematan tanda tangan sebagai bentuk dukungan kepada program Sisir Kota Pesisir di sekolah pertama. Program Sisir Kota Pesisir dapat berjalan dengan baik tidak lepas dari dukungan penuh Bank Jago Syariah yang senantiasa hadir mendukung pendidikan berkualitas bagi anak-anak pesisir di Maluku. Kolaborasi ini menjadi bukti Dompet Dhuafa dan Bank Jago Syariah mampu melahirkan perubahan positif dengan memberikan kemudahan akses belajar lewat gedung sekolah baru. Sejatinya dukungan-dukungan tersebut bukanlah tentang bangunan, tetapi tentang menyalakan harapan serta memberikan kesempatan anak-anak pesisir dapat mewujudkan cita-citanya di masa mendatang. Anak-anak yang antusias belajar di ruangan yang nyaman, tidak takut saat hujan mulai turun. Ruang kelas menjadi ruang diskusi yang aktif tanpa khawatir dindingnya akan roboh. Kesempatan belajar inilah yang sudah selayaknya dapat diwujudkan secara bersama-sama. Program Sisir Kota Pesisir (SKP) berlanjut ke sekolah kedua tepatnya di MTs Al Ishlah, Pasanea, Kec. Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Perjalanan SKP dibuka dengan konser amal berkolaborasi dengan Raisa Cafe, Sarabba Cafe, Cafe Sianida, Dompet Dhuafa Maluku, dan Dompet Dhuafa TV yang diselenggarakan pada Sabtu (26/07) di Pantai Ina Marina, Masohi. Konser amal dimeriahkan oleh musisi lokal antara lain Zulesske, Nino & Friends, Khafiwas, dan penampilan puncak oleh Pusakata. Dukungan terus mengalir lewat konser amal, lelang karya mural, dan komunitas-komunitas lainnya. Alhamdulillah, per 27 Agustus 2025 dana telah terkumpul senilai Rp 51.714.020. Agar harapan ini terus berlanjut, yuk ikut patungan bangun sekolah bagi anak pesisir Maluku melalui Bantu Wujudkan: Bangun sekolah Anak Pesisir . (Dompet Dhuafa)      

Scroll to Top